Sudah bukan rahasia lagi jika MLM di Indonesia mendapatkan citra yang kurang baik. Gara-gara beberapa oknum perusahaan dengan sistem jaringan yang merugikan, MLM menjadi punya citra yang buruk. Lalu, Apakah MLM AFC Indonesia Penipuan? Mari kita bahas.

MLM AFC Indonesia Penipuan

Sebelum kita membahas hal ini, satu hal yang perlu Anda ketahui AFC Life Science memasarkan produknya dengan sistem Multi Level Marketing hanya di Indonesia saja, AFC Life Science Indonesia hadir di negara kita melalui PT. H&E Dermatech.

Lalu, bagaimana dengan negara lainnya? Di negara lain, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Vietnam, Filipina, China dan beberapa negara lain dan tidak ada satu pun yang menggunakan sistem pemasaran MLM. Semua dipasarkan oleh perusahaan rekanan (Distributor resmi AFC di masing-masing negara) dengan sistem retail dan dijual di apotik semacam Watson, Guardian, Unity dan lain-lain. 

Mengapa di Indonesia berbeda? Ini tentu kembali lagi kepada karakteristik pasar masyarakat kita dan juga siapa distributornya. Di Indonesia,  distributor resminya yaitu PT. H&E Dermatech dengan sistem pemasaran berjenjang alias MULTI LEVEL MARKETING. Masuk pada tahun 2018 atau baru berjalan kurang lebih 3 tahun.

Walaupun masih terbilang baru, namun AFC Life Science Indonesia sudah berbadan resmi dan bergabung dengan AP2LI. AP2LI sendiri adalah organisasi yang mewadahi para perusahaan yang menjalankan sistem pemasaran MLM, para anggota yang bergabung tentunya akan diawasi sedemikian rupa dan harus menaati peraturan yang telah dibuat.

Sampai sini, tentu ini mematahkan anggapan bahwa MLM AFC Indonesia penipuan.

Fakta Tentang Bisnis MLM AFC Indonesia

1. Sulit karena harus mencari banyak member

Berbeda dari MLM kebanyakan, Skema MLM AFC Indonesia menggunakan  kombinasi antara sistem Matahari dan sistem Dua Kaki.

Dengan skema ini, Anda tidak perlu terlalu memikirkan tentang mencari member sebanyak-banyaknya. Karena hanya dengan mendapatkan direct sponsor dua orang downline atau anggota team yang akan kita letakkan satu orang di kaki kiri dan satu orang di kaki kanan. Selanjutnya membina dua orang downline tersebut untuk menduplikasi cara kita, maka bisnis kita sudah bisa berjalan.

2. Harus capai target atau tutup poin agar mendapatkan bonus

Ini yang mungkin harus Anda lakukan bila menjadi member MLM lain. Tapi tidak jika menjadi member AFC. Kita bahkan bisa mendapatkan bonus/pendapatan/royalti setiap hari dan potensi bonus/pendapatan/royalti hariannya bisa sebesar 22 juta tiap hari, yang apabila dikalkulasi dalam satu bulan akan menghasilkan 660 juta.

3. Hanya menguntungkan yang di atas atau yang pertama bergabung

Ini mungkin yang membuat orang berpikir mengapa MLM itu bisnis yang menipu. DI AFC Indonesia, ini terpatahkan, karena ternyata yang mendapatkan Rank Bushido (dengan penghasilan rata-rata satu tahun Rp.11.420.000.000,-) pertama adalah member ke-9000-an. Pertanyaannya adalah, bagaimana dengan member pertama hingga member ke-9000? Di sini bukan hanya soal siapa yang di atas dan siapa yang lebih dahulu bergabung. Melainkan siapa yang mau bekerja lebih keras dan cerdas.

4. Bisnis musiman dan masa depan tidak jelas

Melihat track record AFC di seluruh dunia, melihat usia AFC di Jepang yang sudah puluhan tahun (bahkan salah satu anak usahanya sudah ratusan tahun), melihat kenyataan bahwa AFC di Jepang sudah IPO atau melantai di Bursa Efek Tokyo. 

Dan tidak hentinya melakukan inovasi produk, tentu AFC Life Science bukanlah bisnis musiman yang akan cepat redup. Menjadi member bisa Anda jadikan sebagai bisnis jangka panjang.

Mengapa Orang Menganggap MLM AFC Indonesia Penipuan

Di sini beberapa hal yang mungkin menjadi alasan mengapa beberapa orang merasa MLM ini adalah penipuan, semoga ini bisa mematahkan prasangka Anda.

1. Seseorang diprospek dengan iming-iming sukses dengan cepat

Yap, banyak member lain yang melakukan prospek kepada calon member lainnya dengan iming-iming bisa sukses dengan cepat. banyak mereka yang terlalu bermimpi tinggi tanpa tau bagaimana cara mencapainya. Yang akhirnya di saat downline anda gagal. Mereka akan menganggap bahwa bisnis yang kita tawarkan adalah penipuan. Tentu hal ini salah, tidak ada kesuksesan yang instan semua butuh usaha dan tekad. 

2. Termakan framing sukses dari upline

Banyak kisah sukses dari para member, tentu inilah yang membuat banyak orang tergiur untuk bergabung. Pastinya dengan kerja keras mereka membangun networking. Namun ada juga yang belum apa-apa sudah menampakan berlebih-lebihan bahkan di ada-adakan dengan kesuksesan palsu yang mereka buat.

Sudah cukup jelaskan, bahwa MLM AFC Indonesia penipuan itu hanyalah bohong belaka, malah sebaliknya, banyak yang merasa terbantu secara kesehatan dan juga ekonomi karena AFC Life Science. Apakah Anda menjadi tertarik untuk bergabung menjadi member? Silakan daftar di sini!

AFCNEXT
Send via WhatsApp